Postingan

Menampilkan postingan dengan label Khusnul Khatimah

Pengalaman Mendaftar Haji

Alhamdulillah hari ini salah satu impian akhir zaman saya terwujud: mendaftar porsi haji. Puji syukur kehadirat Allah swt dan tentunya terimakasih kepada suami tercinta yang membantu saya mewujudkan impian mendaftar haji. Meskipun hari ini (25 November 2019) antrian haji di Serang Banten sudah mencapai 22 tahun, bagi saya yang penting ini ikhtiar menggenapkan rukun islam yang kelima. Jika memang rejeki saya dan suami, tentunya Allah swt akan Memberikan jalan entah bagaimana caranya bisa beribadah di tanah suci. Baiklah, berhubung saya merasakan kurangnya informasi mengenai pendaftaran haji, saya ingin berbagi pengalaman. Karena sepanjang mengurus pendaftaran hari ini, saya bertemu orang-orang yang bertanya bagaimana proses mendaftar haji. Entah bagaimana kebijakan pemerintah Indonesia nantinya, hari ini saya menjalani dua tahap sebelum pada akhirnya memperoleh nomor antrian. Pertama, memperoleh validasi dari Bank Syariah. Saya memilih bank BNI Syariah dan Alhamdulillah sangat...

Belajar dari buku Steve Jobs karya Walter Isaacson

Buku Steve Jobs karya Walter Isaacton terbit pada tahun 2011. Saya membeli buku ini pun sudah bertahun-tahun lalu, namun karena kurangnya minat, buku tersebut tersimpan hingga kertasnya pun menguning. Akhirnya setelah putri kedua saya nyaris berusia 4 tahun, saya pun akhirnya memiliki waktu yang leluasa untuk menyelesaikan buku setebal 728 halaman ini. Kesan saya setelah menyelesaikan biografi sang pendiri Apple tersebut adalah terkesan. Meski bukan penggila komputer, saya sebagaimana banyak orang lainnya tidak bisa lepas dari Android dan Google yang ternyata dibahas pula dalam buku tersebut, sebagai efek dari kemajuan yang dicapai Apple . Saya pribadi hanya sekilas melihat produk premium karya Apple , karenanya bukan produk yang akan saya bicarakan, melainkan pelajaran dari kisah hidup Steve Jobs. Tidak banyak orang yang dapat sukses tanpa sokongan keluarga yang kaya atau terpelajar. Sebut saja Bill Gates yang ternyata didukung dengan kekayaan dan jaringan orang tuanya....

Iri Hati

Gambar
Awalnya ada rasa iri pada mereka yang sukses berbisnis, sukses memiliki harta berlimpah, dan mereka yang sukses memiliki rentetan gelar dari kuliah di luar negri. Namun, lama kelamaan saya belajar bahwa.... 1. Jangan iri, sebab setiap orang memperoleh apa yang mereka usahakan (QS....). Mereka memperoleh kesuksesan dengan mengorbankan banyak hal yang mana tidak mau saya korbankan. Sukses berharta dengan mengorbankan waktu bersama anak. Sukses bisnis atau studi dengan meninggalkan waktu bersama pasangan dan keluarga. Serta pengorbanan-pengorbanan lain yang tidak mau saya lakukan karena bagi saya keluarga adalah prioritas setelah Allah dan Rosul-Nya. Wajar lah jika mereka memperoleh apa-apa yang tidak saya punya. Namun saya pun harus bersyukur karena ternyata saya memiliki apa apa yang mereka tak punya (24 jam quality time bersama anak). 2. Sedikit di dunia, ringan saat Yaumul Hisab. Jika saya tidak menikmati pesta pernikahan megah, rumah mewah, kendaraan terkini, dan lain sebagainya,...

Wanita Langit

Ringkasan ceramah Ustad Bendri "Wanita-wanita langit" 1. Ada 4 wanita langit yang dijamin masuk surga yaitu Maryam, khadijah, Fatimah, Asiyah. 2. Seluruh wanita tersebut berperan dibalik layar kesuksesan para pria. Maryam mendukung kesuksesan anaknya Isa as, Khadijah mendukung suaminya Muhammad saw, Fatimah mendukung kesuksesa ayahnya Muhammad saw, dan Asiyah mendukung kesuksesan orang lain yaitu Musa as. 3. Karakteristik wanita langit berdasarkan hadist yaitu: menegakkan shalat, shaum Ramadhan, menjaga kemaluan, dan menaati suaminya. Jika ia memenuhi persyaratan tersebut ia bebas masuk surga dari pintu mana saja. 4. Oleh karenanya sebaiknya wanita berada di balik kesuksesan anak, suami, ayah, atau orang lain. 5. Jika wanita ingin tampil juga dan memiliki kesibukan di luar layaknya pria maka sebaiknya ia bersedia dipoligami seperti Aisyah. 6. Sebab sesungguhnya wanita tidak perlu repot-repot keluar rumah untuk memperoleh surga. Ia hanya perlu shalat, shaum, kaga diri, d...

Maraknya Kasus Pemerkosaan tahun 2016 dalam kaitannya dengan Tanggungjawab Pendidikan Seks dalam Islam

Gambar
Sumber: Berbagai berita dari detik.com dan berita online lainnya,  Buku Pendidikan Anak dalam Islam karya DR. Abdullah Nashih Ulwan Akhir-akhir ini publik dikejutkan dengan berita-berita pemerkosaan yang biadab. Dimulai dengan Kasus Yuyun di Bengkulu, dimana 14 orang pemuda memperkosa seorang gadis yang sedang dalam perjalanan pulang sekolah. Perkosaan dilakukan dengan kejam hingga menyisakan jasad Yuyun dengan tangan terikat, tubuh tanpa busana, dan kemaluan yang menyatu dengan anus. Belum lama kasus Yuyun dibahas, masyarakat dibuat tidak habis pikir dengan kasus pemerkosaan anak usia 2,5 tahun di Bogor oleh tetangga korban. Tidak lama berselang, muncul lagi kasus Eno yang tak kalah keji. Korban tidak cukup diperkosa, tetapi juga dibunuh dengan cangkul yang dimasukkan dari kemaluan hingga dada. Setelah ditelaah ternyata penyebab dari kasus-kasus tersebut berawal dari kelalaian orang tua dalam pengawasan dan pendidikan anak-anaknya sehingga anak-anak melakukan perbuatan d...

Bersyukur

Gambar
Kini setelah melampaui banyak hal, yang kuinginkan hanyalah bersyukur. Bersyukur karena masih diberikan nyawa yang dengannya aku masih bisa beramal dan bertaubat. Sementara banyak penghuni kubur yang memohon di kembalikan lagi hidup ke dunia untuk beramal shaleh. Bersyukur karena dimudahkan Allah dalam memperoleh keturunan. Sementara banyak wanita yang harus usaha dengan berbagai cara demi memperoleh anak. Bahkan nabi Zakaria dan Ibrahim baru dianugerahi anak di usia yang sangat lanjut. Bersyukur karena menjadi seorang ibu dari putri yang cantik dan aktif. Sementara banyak sekali orang tua yang diberikan cobaan anak yang kurang sempurna fisik dan mentalnya. Bersyukur karena rumah tangga ku masih utuh. Sementara banyak pasangan di luar sana yang bercerai berai meninggalkan banyak masalah harta dan anak. Bersyukur karena Allah Menghadirkan kenikmatan dalam bergaul dengan Al Quran, Memberikan hidayah yang dengannya hidup laksana berjalan di siang yang terang benderang. Bersyukur kar...

Kriteria suami idaman

Gambar
Berdasarkan pengalaman 6 tahun menikah disertai dengan pengalaman ibu-ibu lain, saya tergelitik untuk menulis Kriteria Suami Idaman yang dapat menjadi masukan bagi muslimah yang hendak menikah. Kriteria berikut ini sebaiknya dipertimbangkan demi kebahagiaan selama mengarungi bahtera rumah tangga ke depannya. Langsung saja, mari kita bahas. 1. Hafidz Hafidz artinya penjaga. Dalam hal ini penjaga yang saya maksud adalah penjaga Hapalan Al Quran. Semakin banyak Hapalan Quran yang ia miliki, insyaAllah berbanding lurus dengan keshalihannya. Sebab Al Quran hanya dapat bersemayam di dalam hati orang-orang yang menjaga dirinya dari kemaksiatan. Ada baiknya saat taaruf, mintalah ia membaca ayat-ayat Al Quran agar anda dapat langsung mendengarkan seberapa fasih dan lancar kemampuan membaca Al Quran nya. Sebab bagaimanakah kita hendak berbahagia di dalam rumah tangga yang dipimpin oleh orang yang tak gemar dan pandai membaca Al Quran?. 2. Tidak merokok Jika ia seorang hafidz insyaAllah ia ti...

Cahaya Iman

Minadzulumaati ilannur Dari kegelapan menuju cahaya Kita sering mendengar kalimat "Habis gelap terbitlah terang". Kalimat populer yang diungkapkan oleh RA Kartini tersebut mirip dengan penggalan dari ayat Al Quran surat Al Baqarah ayat 257: Minadzulumaati ilannur, dari kegelapan (kekafiran) menuju cahaya (iman). Cahaya yang membuat pemiliknya (orang beriman) enggan melepas imannya demi hal- hal yang dahulu bisa jadi nampak memikat hatinya. Cahaya yang membuat pemiliknya enggan menoleh wajah-wajah elok di sekitarnya (jika bukan muhrimnya), malas mengejar gemerlap dunia. Cahaya yang membuka mata hati hingga pemiliknya mudah memberi, santai melepaskan segala sesuatu yang memang pada dasarnya milik Allah swt. Lillaahimaa fissamaawati wamaa fil ardhi. Tanah, rumah, emas, semua kekayaan duniawi hanyalah milik Allah swt yang Dia berikan pada hamba hamba-Nya yang ia Kehendaki. Bahkan pasangan, anak, keluarga, dan nyawa yang rasanya sudah melekat menjadi bagian diri kita pun seyogya...

QS Maryam 1-38

Surat Maryam kaya akan sejarah para nabi dan seorang wanita shalihah, Maryam binti Imran. Ayat 1-11 mengisahkan nabi Zakaria as yang telah berusia senja berdoa agar memiliki anak yang kelak dapat melanjutkan garis kenabian Ya'qub as. Lalu ayat 12-15 melanjutkan kisah Zakaria dengan kisah Yahya as putranya yang shalih. Ayat 16-38 mengisahkan bagaimana proses dan perjuangan Maryam hingga melahirkan Isa as. Perjuangan yang berlanjut dengan dakwah nabi Isa as sejak baru lahir, menyampaikan pada kaumnya bahwa ia adalah seorang nabi yang mengajak kaumnya untuk menyembah Allah swt. Tidak patut bagi Allah swt mempunyai anak, Maha Suci Allah dari tuduhan demikian.

Tips Menghapal Quran

Setahun lalu saya membaca buku tips menghapal AlQuran yang ditulis oleh seorang Hafidz. Alhamdulillah dengan mempraktikkannya, saya merasakan kemudahan dalam menghapal ayat demi ayat. Mohon maaf saya lupa judul buku dan pengarangnya, silahkan hubungi saya untuk mengetahuinya. Sebab saya bisa mencari buku tersebut jika ada yang bertanya. Berikut ini ringkasan tipsnya: 1. Mulai dari surat yang kita sukai. 2. Mendengarkan muratal surat tersebut wabilkhusus sebelum atau saat tidur agar menempel di otak secara tidak kita sadari. 3. Mencari tahu makna dari surat yang kita hapalkan. Saya pribadi menggunakan Quran terjemahan perayat sehingga memahami makna perkata. 4. Menghapal dengan mengulang ulang perkata lalu perayat. 5. Mengulang ayat ayat sebelumnya sebelum menambah hapalan baru. 6. Menggunakan surat yang dihapalkan saat shalat. Demikian tips singkat menghapal AlQuran. Sejujurnya sulit untuk istiqamah Dalam menghapalkan AlQuran. Oleh karenanya ada baiknya apabila kita memiliki s...

Jepang, syurga duniaku

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada kami kamu dikembalikan" QS Al Ankaabut:57 Setiap orang memiliki titik balik dalam hidupnya. Suatu kesadaran yang muncul yang membuatnya berputar halauan atau keyakinan. Bagi saya "Terwujudnya impian saya ke Jepang" adalah suatu titik balik. Akhir pengejaran dunia dan awal kesadaran sebenarnya akan akhirat. Sebelum kembali ke Indonesia bulan Agustus 2010, Sensei (dosen) bertanya pada saya apakah saya hendak kembali lagi ke Jepang. Saya jawab tidak. Dengan heran ia bertanya kenapa. Saya katakan bahwa saya hendak bekerja di Indonesia atau kalaupun kembali ke Universitas, maka saya hendak ke Mesir untuk belajar Islam lebih dalam. Lagipula sulit bagi saya tinggal di Jepang, sebab sulit sekali menemukan makanan halal, kecuali dengan pengetahuan bahasa Jepang yang mumpuni. Sensei pun menutup wawancara kami dengan kalimat, "Jika kamu berhasil ke Mesir, kabari saya". Kembalilah ...