Minggu, 03 Februari 2008

Sudah

Jika memang harus berakhir, kurasa aku rela. Bukan karena sudah menunaikan segalanya. Bukan juga karena sudah mewujudkan segala asa. Hanya saja, kebahagiaan dunia sudah keresapi dan kunikmati begitu lama.

Dua puluh tahun bersama sahabat-sahabat yang luar biasa, keluarga yang nyaris sempurna, kehidupan yang tak pernah biasa, cinta yang sempurna, juga ilmu yang menerangi jiwa.

Karena setiap hari adalah hari terakhir. Sudah kuwujudkan mimpi-mimpi yang mungkin. Kulakukan apa yang hatiku ingin. Memainkan tuts-tuts keyboard, belajar Nihongo, conversation, berkumpul dan tertawa bersama sahabat asrama, mengajar, menyatakan cinta, tersenyum pada semua, berkenalan, berduaan dengan sahabat, membaca buku-buku Psikologi, mengucapkan terimakasih, mendengarkan musik instrumental, bertanya dan mengobrol seru dengan-Nya dan diri sendiri, juga menangis. Sudah kulakukan. Sudah kulakukan yang benar-benar kuinginkan. Sudah....^^

**Alhamdulillah atas kehidupan yang luar biasa ini, Allahumma Shalli `alaa Muhammad wa`ala ali Sayyidina Muhammad, terimakasih Robin Sharma, Ikeuchi Aya, Karen Amstong, Lady Di, Profesor Morrie, Cherrie Scott PhD, Sidney Sheldon, Leo Tolstoy, Martin P. Seligman, Victor Frankl, Sahabat-sahabatku semuanya, cintaku, juga seluruh manusia yang menginspirasiku setiap harinya.

Tidak ada komentar: