Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

Ryoanji, Taman Berbatu

Gambar
Apa yang anda pikirkan ketika mendengar kata taman?. Apakah pohon, dedaunan hijau, disertai bunga?. Di Jepang taman bisa berisi pepohonan dan kolam ikan koi. Tapi tidak selalu begitu. Ada aliran Buddha Zen yang menghadirkan konsep lain mengenai taman. Beberapa kuil menghias tamannya berdasarkan konsep Zen, diantaranya Ginkakuji dan Ryoanji. Kali ini saya hendak membahas taman favorit saya yang berada di Ryoanji. Layaknya kuil lainnya, Ryoanji tidak menampakkan kekuatannya sampai anda masuk ke ke "The Rock Garden". Saat mendengar kata "rock" yang terlintas di kepala saya musik rok yang hingar bingar, ternyata "rock" di sini berarti batu yang jauh sekali dari kebisingan. Dari brosur yang saya peroleh tentang Ryoanji dijelaskan bahwa ukuran taman ini 25 kali 10 meter persegi. Taman tersebut tidak disertai pepohonan; hanya diisi dengan 15 batu dan bebatuan putih yang ditata sedemikian rupa. Dindingnya terbuat dari tanah liat yang dibakar dengan minyak. Ko...

Tips Lulus Ujian Bahasa Jepang Level Dasar

Gambar
Layaknya tes TOEFL pada bahasa Inggris, ada tes JLPT pada bahasa Jepang. JLPT merupakan singkatan dari The Japanese Language Proficiency Test.  ( 日本語能力試験   Nihongo Nōryoku Shiken).  Berhubung saya baru lulus tes level ke 4 maka di sini saya akan berbagi pengalaman agar pembaca bisa melampui level tersebut.   JLPT N4 certificate JLPT terdiri atas 5 level baru sehingga disingkat N (new)-1,2,3,4,5. Level terendah adalah level 5, sementara yang tertinggi adalah level 1. Saya dengar seseorang yang lulus level 1 maka kemampuannya bisa disetarakan dengan orang Jepang. Saya yang baru pemula, baru  melampau level 4. Level 5 dan 4 merupakan level dasar. Untuk lulus level tersebut saya mempelajari bahasa Jepang selama setahun di Universitas Hiroshima. Level 3 merupakan level penghubung antara level 4 dan 2. Dahulu level ini tidak ada, namun karena adanya masukan bahwa dari level 4 ke 3 (jaman dulu) sangat "jomplang" perbedaannya, maka dibuatlah level 3 sebagai jem...

Tentang Jepang yang Saya Rindukan

Gambar
Tinggal di negara Jepang selama satu tahun membuat saya merasakan keterikatan hati dengan negeri empat musim tersebut, khususnya pada kota kecil Saijo, bagian dari Hiroshima. Terkadang saya merindukan beberapa hal dari Jepang. Berikut ini hal-hal yang membuat saya ingin kembali mengunjunginya: 1. Bahasa Jepang Setiap melihat film berbahasa Jepang di TV saya jadi senyum-senyum sendiri. Saya rindu orang-orang Jepang berbicara bahasa Jepang. Rindu kebodohan saya sehingga tidak mampu memahami maksud mereka. Rindu dengan logat mereka dan ekspresi mereka yang seringkali berlebihan saat berbicara. NIhonggo ga sabishii ne. Kagamiyama Koen, taman di dekat universitas Hiroshima 2. Kedamaian Saijo merupakan kota kecil yang dikelilingi gunung. Tak banyak hiburan, sulit tersentuh dunia luar. Saya merasakan kedamaian dalam menjalani kehidupan. Apalagi masalah saya berkenaan dengan Indonesia dan orang-orangnya terasa begitu jauh dan begitu lampau.  3. Teknologi yang canggih ...

Memori Musim Semi

Gambar
Musim semi merupakan musim yang paling saya nantikan. Sebab belum pernah sekalipun saya melihat bunga Sakura di negara saya, Indonesia. Sebelum musim itu tiba, saya melakukan perburuan di dunia maya mengenai lokasi terbaik melihat mekarnya Sakura. Akhirnya saya memutuskan Kyoto sebagai lokasi tujuan saya. Lagipula saya jatuh cinta dengan kota itu saat pertama kali ke sana di musim dingin 2009.  Sakura di Kyoto Saat di Kyoto saya mengunjungi berbagai kuil. Sayangnya justru bukan di kuil-kuil tersebut bunga Sakura mekar dengan indahnya, melainkan di pinggir jalan menuju lokasi wisata. Kyoto di musim semi bagaikan lokasi konferensi internasional. Orang-orang dari berbagai negara nampak berlalu lalang. Mereka pastinya seperti saya, "kepo" dengan indahnya Sakura. Kali ini saya tidak hendak menjelaskan kuil-kuil yang saya kunjungi, maupun bicara tentang Kyoto. Saya hanya ingin mengungkapkan betapa ternyata: Yang terindah ternyata bukan berarti yang terjauh. Justru di ...

Grafologi

Gambar
Grafologi adalah ilmu untuk menganalisis tulisan tangan. Melalui analisis tulisan tangan, sifat-sifat yang tersembunyi dapat terkuak meski penulisnya bahkan tidak menyadarinya. Sebelum menganalisis tulisan tangan para klien, dulu saya menganalisis tulisan tangan sendiri. Saat itu saya geli sendiri karena betul apa yang grafologi katakan tentang diri saya. Dari analisis saat itu saya berusaha memperbaiki diri saya, introspeksi diri, dan pelan-pelan berusaha berubah menjadi pribadi yang lebih matang. Berbulan-bulan sampai pada akhirnya hari ini huruf m dan n saya akhirnya berubah bentuk. Bentuk keseluruhannya juga berubah. Ketika saya berubah, tulisan saya pun ikut berubah menyesuaikan diri. Tulisan tangan merupakan hasil kerja otak, maka wajar ketika cara pandang kita berubah, ia pun mengikuti. Pernah ada pembaca blog saya yang bertanya, bagaimana agar tulisan dia yang acak-acakan bisa berubah. Tulisan yang acak-acakan menggambarkan kondisi pribadi yang belum matang. Jika masih anak...

Plus Minus Apabila Istri Bekerja

Gambar
Apabila perempuan bersuami bekerja di luar rumah, tentu urusannya tidak sesederhana saat ia masih single. Kewajiban yang bertambah, yang tadinya hanya mengurus diri sendiri menjadi mengurus suami bahkan anak, menyebabkan beban pun bertambah. Berikut ini plus minus apabila seorang istri bekerja, khususnya di luar rumah: PLUS 1.Penghasilan lebih Apabila istri bekerja penghasilan keluarga merupakan gabungan dari penghasilan istri dan suami. Tentunya lebih besar dibandingkan apabila suami saja yang bekerja bukan?. Efeknya kondisi finansial keluaga pun menjadi lebih baik.  2. Aktualisasi Diri Sudah sekolah tinggi-tinggi, masa sih jadi ibu rumah tangga?. Demikian biasanya komentar yang beredar. Sang istri pun menjadi terprovokasi untuk bekerja di luar. Belum lagi tekanan dari keluarga yang berharap sang anak memiliki karir gemilang, sesuai dengan level pendidikan. Dengan bekerja di luar, istri memperoleh tak hanya penghasilan, tetapi juga jabatan, sesuatu yang bisa ia banggakan. ...

Suka Duka Mengajar Bimbingan Belajar

Gambar
Mengajar bimbingan belajar (bimbel) merupakan pengalaman yang luar biasa. Berikut ini suka duka dari mengajar di bimbel yang pernah saya alami: Suka 1. Penghasilan Saya dengar dari rekan-rekan pengajar yang mengajar selain di Bimbel (sekolah swasta dan negeri), penghasilan dari mengajar bimbel jauh lebih besar. Dengan demikian, secara tidak langsung lembaga bimbel menghargai jerih payah pengajarnya dengan layak. Dari sudut pandang ini mengajar bimbel sangat menyenangkan. 2. Freelance Pengajar bimbel bebas memilih akan bekerja full-time atau freelance . Fleksibilitas ini sangat sesuai untuk ibu-ibu yang ingin bekerja, tapi tetap lebih mementingkan waktu bersama anak dan suami. Meski freelance sekalipun, penghasilan dari bimbel seringkali lebih besar dibandingkan mengajar di sekolah. Dari sudut pandang ini pun mengajar bimbel sangat menyenangkan. 3. Kaya Pengalaman Saat mengajar bimbel, pengajar bisa ditempatkan di lokasi mengajar yang berbeda-beda. Dengan demikian pengajar me...