Postingan

Analisis Anime Classroom of Elite

Gambar
Senang sekali di tahun 2023-2025 anime anime yang layak tonton bermunculan. Juara satu tentu saya Frieren Beyond Journey, lalu ada Solo leveling, dan kali ini saya akan menuliskan pendapat saya mengenai Classroom of Elite.  Bagi seorang ibu usia 37 tahun, anime ini membantu saya merangkum kehidupan. Ternyata sadar atau tidak, bisa bertahan hidup sampai nyaris 38 tahun tidak terjadi begitu saja. Sadar atau tidak, perlu upaya dan politik dalam survival of the fittest. Anime ini bukan anime bermoral, ini tentang realitas dalam kehidupan. Kita dan nenek moyang kita sama saja dalam hal mempertahankan nyawa lebih lama. Filsafat dalam anime ini lebih ke arah Nietzsche dan Machiavelli. Bertahan hidup dengan menjadi yang terkuat dan terpintar, meski boleh dikatakan terlicik. Segala cara digunakan, tak peduli nilai moral baik buruk, benar salah. Untuk bertahan di sekolah elit, kepintaran dan fisik prima, juga lobi-lobi dengan pihak yang menguntungkan  adalah keharusan. Agak mual ya meno...

Tetap Menyerah, Jangan Semangat

  Tidak meyangka tiba di usia 37 tahun dengan berat badan di 52-53kg. Bertahun-tahun belajar diet dan kesehatan Alhamdulillah ada hasilnya. Bahagia dan tidak menyangka, di satu sisi heran juga kenapa masih diberi kesempatan hidup. Hidup ini sulit, banyak yang bunuh diri saking sulitnya. Tapi selama masih belum diizinkan "pulang" pantang memaksa pulang duluan. Masih ada tugas yang belum ditunaikan. Semakin tua, banyak hal yang telah terlewati. Terkadang begitu sulit sampai bertemu pertolongan Allah, eh ternyata bisa juga dilewati. Ternyata rahasia hidup adalah tetap menyerah dan jangan semangat. Hidup yang damai menyaratkan kekosongan harapan, ketiadaan kekecewaan. Dengan menyerah dan mengakui kekalahan, menikmati menjadi pecundang dan menertawakannya. Sebagaimana kemenangan, kekalahan adalah separuh dari kehidupan. Keduanya menyeimbangkan alur petualangan. Ya aku memang payah, aku kalah, dan aku menyerah. Mengatakan itu ternyata melegakan. Keluar dari zona pertarungan lalu me...

Diet OMAD One Meal a Day

Gambar
Hari ini berbahagia dengan tubuh yang luar biasa ringan dan fit. Jalan pagi 8000 langkah, yoga di sore hari dengan senyuman, dan menimbang badan di malam hari di kisaran 53 kg. Banyak yang telah dicoba. Aneka diet dan olahraga, aneka saran dan masukan. Ada kaget dengan komentar di luaran tentang tubuh yang gemukan. Ada tangisan dan kekecewaan. Semua percobaan dan kegagalan yang akhirnya berujung kebahagiaan.   Diantara beragam diet, saya bersyukur bertemu dengan OMAD (One Meal a Day). Coba ini itu tak kunjung berhasil, hingga akhirnya di 58kg saya mencoba diet ini. Makan sekali sehari kurang lebih satu jam, sisanya minum air putih. Makannya apa? bebas yang saya sedang inginkan, tapi saya upayakan perbanyak protein.  Hasilnya, Alhamdulillah.. dari 58 kg terus turun, kadang naik lagi jika tidak OMAD. Hingga akhirnya dengan kekuatan tekad berhasil mencapai 53.3kg. Apakah sudah puas?. Belum, sebab masih mengincar lingkar perut 70cm, dari yang tadinya 85cm sekarang sudah di 75cm. ...

Berpapasan dengan Materialisme

Gambar
Hidup di masa kini dengan iklan yang bertubi-tubi, media sosial yang memaparkan kekayaan materi, dan lingkungan  yang berlomba memamerkan kemegahan, akankah kita bisa melepaskan diri dari materialisme?.  Materialisme adalah pandangan diri yang positif tergantung dari penerimaan diri yang memiliki kepemilikan benda – benda, uang serta power dan image. Dimana akan terus menerus dihidupkan melalui feedback dari orang lain.  (https://www.liputan6.com/hot/read/5357886/materialisme-adalah-paham-filsafat-berupa-kenyataan-sebenarnya-benda-dan-materi) Berpapasan dengan manusia yang mementingkan penilaian orang lain, mengutamakan benda dan uang ketimbang relasi manusia. Berjumpa dengan manusia semacam ini sungguh memuakkan. Karena orang semacam ini akan dengan ringan menumbalkan siapapun dan apapun demi memperoleh materi. Apa yang mereka katakan hanya seputar si ini beli tanah dan rumah di sini, menghubungi hanya sekedar urusan uang dan barang, kerja kerja kerja, lupakan relasi ...

Setahun Perayaan Kemerdekaan

Gambar
Alhamdulillah, genap setahun sudah kemerdekaan Sofia dan Zahra. Akhirnya setelah badai berlalu, matahari bersinar cerah, bermandikan cahaya keberanian dan ketangguhan.Kami merayakan setahun titik balik dari pengorbanan menjadi pegutamaan. Pada akhirnya semua kepalsuan tersibak, menyisakan ketelanjangan maksud.  Semangat dan harapan melangkah di tahun 2024, meski tanpa kepastian akan masa depan. Yang terjadi akan terjadi, maka mari menikmati saat ini. Pada akhirnya kita semua akan mati, yang membedakan apa yang kita kerjakan semasa hidup, apa yang kita utamakan dibandingkan hal lainnya.  

Ayo Kurangi Polusi Udara

Gambar
 

Ending Serial Netflix Dr. Cha

Gambar
Sebenarnya saya agak sangsi sebelum menonton Serial Dr. Cha, namun karena sedang trending di netflix saat itu, maka penasaran dan cobalah satu episode. Rupaya drama korea satu ini menimbulkan kecanduan. Setiap minggu saya menanti terbitnya episode lanjutan hingga akhirnya tamat dengan memilukan. Hiks banjir air mata ya menonton drakor satu ini. Pemeran utama dan pendukungnya patut dipuji dengan penghayatan yang pas banget. Fiuh..sembari mendengarkan OST nya "Breath" saya menulis ini dengan sedikit pilu. Bagaimana tidak, Dr. Cha pemeran utamanya, luar biasa menderita dikisahkan sejak awal hingga hampir akhirnya. Mulai dari menjadi ibu rumah tangga tanpa pembantu, melayani tak hanya suami, tetapi juga mertua dan anak. Dr. Cha betul-betul berkorban jiwa raga demi keluarga sampai melupakan kebahagiaan dan cita-citanya sendiri. Jangankan disayang dan dihargai, kebaikannya justru membuatnya dimanfaatkan habis-habisan oleh keseluruhan keluarga. Bahkan di saat ia sakit parah menuju k...