Postingan

Pengalaman Wisata ke Karawang

Gambar
Alhamdulillah akhirnya setelah tiga bulan lebih terkurung di rumah semasa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Kota Depok, akhirnya keluarga Az-Zahra memulai kembali wisata edukasi di masa New Normal (adaptasi kebiasaan baru). Meskipun kondisi tak lagi sama, karena wabah belum berakhir, setidaknya kami bisa kembali menjelajahi bumi Indonesia yang unik di setiap titiknya. Kedua Az-Zahra yang sudah terbiasa diam di rumah juga memaklumi, jika wisata kali ini akan jauh berbeda dan lebih terbatas dibandingkan di masa sebelum wabah covid19. Pertama-tama, kami mementingkan keamanan dan keselamatan. Oleh karenanya, kami merencanakan perjalanan jarak dekat, dengan meminimalisir berada di kerumunan. Kota terdekat yang belum pernah kami kunjungi adalah Karawang, Jawa Barat. Jika menggunakan mobil pribadi kurang lebih dapat dicapai dengan dua jam perjalanan dari Pitara, Depok. Perjalanan sangat lancar, sehingga kami tiba di kota tanpa kendala.  Kesan kami terhadap kota Karawang adalah pa...

Pengalaman Sewa di Depok Jawa Barat

Gambar
Setelah mengalami tiga kali menyewa rumah di kawasan Depok, kali ini saya hendak berbagi pengalaman. Saya harap Anda dapat menemukan hunian sewa yang tepat bagi Anda dan keluarga. Pertama, Kawasan Tanah Baru, Beji Kami pernah menyewa di Grand Putra Mandiri, Tanah Baru. Perumahan cluster dengan satpam yang berjaga dan berkeliling. Sayangnya rumah yang kami tinggali ternyata dibobol maling. Terimakasih pada maling yang sudah mengambil netbook dan smartphone lama saya yang keduanya telah uzur. Karena sempat kemalingan, meski tidak menyimpan harta, kami merasa was-was tinggal di sana sehingga memutuskan pindah di tahun kedua. Rupanya kemalingan adalah hal yang lazim terjadi di kawasan ini. Kawasan sangat padat penduduk karena lokasinya yang strategis, dekat dengan Margonda dan Stasiun Depok Baru serta stasiun Pondok Cina. Kelebihan tinggal di Tanah Baru, Beji diantaranya: 1.          Dekat sekali dengan Jakarta Selatan. Hanya memerlukan 30 menit untuk tib...

Pengalaman Mendaftar Haji

Alhamdulillah hari ini salah satu impian akhir zaman saya terwujud: mendaftar porsi haji. Puji syukur kehadirat Allah swt dan tentunya terimakasih kepada suami tercinta yang membantu saya mewujudkan impian mendaftar haji. Meskipun hari ini (25 November 2019) antrian haji di Serang Banten sudah mencapai 22 tahun, bagi saya yang penting ini ikhtiar menggenapkan rukun islam yang kelima. Jika memang rejeki saya dan suami, tentunya Allah swt akan Memberikan jalan entah bagaimana caranya bisa beribadah di tanah suci. Baiklah, berhubung saya merasakan kurangnya informasi mengenai pendaftaran haji, saya ingin berbagi pengalaman. Karena sepanjang mengurus pendaftaran hari ini, saya bertemu orang-orang yang bertanya bagaimana proses mendaftar haji. Entah bagaimana kebijakan pemerintah Indonesia nantinya, hari ini saya menjalani dua tahap sebelum pada akhirnya memperoleh nomor antrian. Pertama, memperoleh validasi dari Bank Syariah. Saya memilih bank BNI Syariah dan Alhamdulillah sangat...

Belajar dari buku Steve Jobs karya Walter Isaacson

Buku Steve Jobs karya Walter Isaacton terbit pada tahun 2011. Saya membeli buku ini pun sudah bertahun-tahun lalu, namun karena kurangnya minat, buku tersebut tersimpan hingga kertasnya pun menguning. Akhirnya setelah putri kedua saya nyaris berusia 4 tahun, saya pun akhirnya memiliki waktu yang leluasa untuk menyelesaikan buku setebal 728 halaman ini. Kesan saya setelah menyelesaikan biografi sang pendiri Apple tersebut adalah terkesan. Meski bukan penggila komputer, saya sebagaimana banyak orang lainnya tidak bisa lepas dari Android dan Google yang ternyata dibahas pula dalam buku tersebut, sebagai efek dari kemajuan yang dicapai Apple . Saya pribadi hanya sekilas melihat produk premium karya Apple , karenanya bukan produk yang akan saya bicarakan, melainkan pelajaran dari kisah hidup Steve Jobs. Tidak banyak orang yang dapat sukses tanpa sokongan keluarga yang kaya atau terpelajar. Sebut saja Bill Gates yang ternyata didukung dengan kekayaan dan jaringan orang tuanya....

Pengalaman Liburan keluarga ke Garut dan Bandung

Alhamdulillah kami memperoleh kesempatan mengunjungi Garut, sang "Swiss van Java". Konon kabarnya, saking indahnya Charlie Chaplin dahulu rajin mengunjungi kota ini. Hal itu saya rasa tidaklah mengherankan. Di kali pertama kunjungan saya ke Garut, saya telah jatuh cinta dengan pemandangan gunungnya yang spektakuler Masya Allah. Belum lagi udaranya sejuk, layaknya udara musim semi di Jepang.  Kami mengawali perjalanan menuju Depok sejak pukul 3 pagi. Alhamdulillah, perjalanan sangat lancar dari Depok sehingga pukul 8 kurang kami sudah tiba di Kamojang Ecopark. Sempat berhenti untuk sholat subuh dan istirahat di rest area, maka waktu perjalanan bertambah dari 4 jam menjadi 5 jam. Setibanya di Kamojang Ecopark, kami disambut petugas karcis masuk. Biaya masuknya tertulis 13ribu, namun kami dihargai 20ribu per orang dewasa, dengan anak-anak dikecualikan. Sehingga total kami membayar 45 ribu untuk dua tiket dewasa dan biaya parkir. Relatif terjangkau ya dibandingkan wisata d...

Pengalaman dan Tips Ujian JLPT N3

Gambar
Akhir tahun lalu saya mengikuti ujian JLPT N3 untuk ketiga kalinya. Meskipun masih gagal untuk kedua kalinya, di kali yang ketiga saya masih belum juga optimis dapat lolos menghadapi soal-soal ujian level intermediate tersebut. Meski demikian apa salahnya tetap dicoba ya. Bagi saya ujian JLPT adalah sarana penyegaran, setelah menjalani peran sebagai ibu rumah tangga yang cenderung monoton. Bahasa Jepang cukup sulit untuk menantang pikiran yang condong tidak terlalu diaktifkan selama mengerjakan pekerjaan domestik. Lulus atau tidaknya bagi saya tidak terlalu penting, meski siapa tahu jika lulus, sertifikatnya bisa dipakai suatu hari.  Buku yang saya pergunakan sebagai acuan dalam ujian kali ini adalah Nihonggo sou matome, baik itu buku vocab, kanji, grammar, reading, dan listening nya. Sebagian saya miliki versi cetaknya dengan membeli di Kinokuniya Jakarta. Sebagian saya peroleh versi pdf-nya di salah satu web "free japanese book". Kini tidak sulit memperoleh buku-buku baha...

Pengalaman ke The Ranch Cisarua

Gambar
Senang sekali Alhamdulillah akhirnya kami mengunjungi The Ranch Cisarua, yang sebenarnya cukup dekat dari tempat tinggal kami di Depok. Ayah Az-Zahra sampai cuti demi menikmati wisata Puncak tanpa bermacet-macetan seperti biasanya. Dan ternyata Alhamdulillah, di hari kerja ternyata jalur menuju puncak ramai lancar. The Ranch bisa dicapai hanya dengan 30 menit dari Depok. Setibanya di lokasi, hanya ada beberapa mobil yang parkir. Restoran juga sangat sepi, seolah The Ranch hanya milik kami. Agak garing sih ya..tapi enaknya tidak perlu berdesakan atau antri berfoto. Rupanya mungkin karena kami kepagian, karena tidak berapa lama mulai banyak orang berdatangan sehingga kami tidak lagi sendirian. Sesuai namanya "The Ranch", di sini suasananya ala peternakan. Beragam hewan ternak bisa kita jumpai. Ada Sapi, domba, dan kuda. Lingkungannya tertata rapi dan bersih. Udaranya pun sejuk ala pegunungan. Sungguh menghibur hati dan jauh berbeda dengan nuansa perkotaan dan hiburan a...