Postingan

Pengalaman Liburan keluarga ke Garut dan Bandung

Alhamdulillah kami memperoleh kesempatan mengunjungi Garut, sang "Swiss van Java". Konon kabarnya, saking indahnya Charlie Chaplin dahulu rajin mengunjungi kota ini. Hal itu saya rasa tidaklah mengherankan. Di kali pertama kunjungan saya ke Garut, saya telah jatuh cinta dengan pemandangan gunungnya yang spektakuler Masya Allah. Belum lagi udaranya sejuk, layaknya udara musim semi di Jepang.  Kami mengawali perjalanan menuju Depok sejak pukul 3 pagi. Alhamdulillah, perjalanan sangat lancar dari Depok sehingga pukul 8 kurang kami sudah tiba di Kamojang Ecopark. Sempat berhenti untuk sholat subuh dan istirahat di rest area, maka waktu perjalanan bertambah dari 4 jam menjadi 5 jam. Setibanya di Kamojang Ecopark, kami disambut petugas karcis masuk. Biaya masuknya tertulis 13ribu, namun kami dihargai 20ribu per orang dewasa, dengan anak-anak dikecualikan. Sehingga total kami membayar 45 ribu untuk dua tiket dewasa dan biaya parkir. Relatif terjangkau ya dibandingkan wisata d...

Pengalaman dan Tips Ujian JLPT N3

Gambar
Akhir tahun lalu saya mengikuti ujian JLPT N3 untuk ketiga kalinya. Meskipun masih gagal untuk kedua kalinya, di kali yang ketiga saya masih belum juga optimis dapat lolos menghadapi soal-soal ujian level intermediate tersebut. Meski demikian apa salahnya tetap dicoba ya. Bagi saya ujian JLPT adalah sarana penyegaran, setelah menjalani peran sebagai ibu rumah tangga yang cenderung monoton. Bahasa Jepang cukup sulit untuk menantang pikiran yang condong tidak terlalu diaktifkan selama mengerjakan pekerjaan domestik. Lulus atau tidaknya bagi saya tidak terlalu penting, meski siapa tahu jika lulus, sertifikatnya bisa dipakai suatu hari.  Buku yang saya pergunakan sebagai acuan dalam ujian kali ini adalah Nihonggo sou matome, baik itu buku vocab, kanji, grammar, reading, dan listening nya. Sebagian saya miliki versi cetaknya dengan membeli di Kinokuniya Jakarta. Sebagian saya peroleh versi pdf-nya di salah satu web "free japanese book". Kini tidak sulit memperoleh buku-buku baha...

Pengalaman ke The Ranch Cisarua

Gambar
Senang sekali Alhamdulillah akhirnya kami mengunjungi The Ranch Cisarua, yang sebenarnya cukup dekat dari tempat tinggal kami di Depok. Ayah Az-Zahra sampai cuti demi menikmati wisata Puncak tanpa bermacet-macetan seperti biasanya. Dan ternyata Alhamdulillah, di hari kerja ternyata jalur menuju puncak ramai lancar. The Ranch bisa dicapai hanya dengan 30 menit dari Depok. Setibanya di lokasi, hanya ada beberapa mobil yang parkir. Restoran juga sangat sepi, seolah The Ranch hanya milik kami. Agak garing sih ya..tapi enaknya tidak perlu berdesakan atau antri berfoto. Rupanya mungkin karena kami kepagian, karena tidak berapa lama mulai banyak orang berdatangan sehingga kami tidak lagi sendirian. Sesuai namanya "The Ranch", di sini suasananya ala peternakan. Beragam hewan ternak bisa kita jumpai. Ada Sapi, domba, dan kuda. Lingkungannya tertata rapi dan bersih. Udaranya pun sejuk ala pegunungan. Sungguh menghibur hati dan jauh berbeda dengan nuansa perkotaan dan hiburan a...

Fieldtrip ke Rumah Keramik F.Widayanto

Gambar
Kemarin kami sekeluarga mengunjungi Rumah Keramik F. Widayanto. Mulanya kami hendak megunjungi taman Pemuda Pratama, namun berhubung jalan menuju kesana ditutup, kami memutar sehingga malah tertarik dengan Rumah Keramik yang sudah dibuka pukul 08.00 pagi. Biasanya saya perhatikan rumah keramik ini sering ditutup, maka ketika gerbang kayunya terbuka lebar,  ditambah ada tanda-tanda sudah siap menyambut tamu, maka kami pun masuk. Tiket masuknya terjangkau, 10k perorang dewasa. Kami dipersilahkan masuk oleh seorang satpam yang kurang ramah. Lalu kami pun masuk ke dalam yang ternyata sangat sepi dan lembab. Di dalamnya ada banyak sekali hasil kerajinan dari pemiliknya yang ternyata lulusan ITB. Nuansa seram kami rasakan melihat ruangan yang dikelilingi patung dan dekorasi ala Jawa kuno. Mengingatkan saya akan film Susana atau Nyi Roro Kidul. Sebenarnya ada aula untuk kursus membuat keramik, namun anak saya tidak tertarik sehingga kami pun pulang setelah berkeliling. Puas ra...

Pengalaman Backpacker Bersama Anak-anak

Gambar
Alhamdulillah, pada tanggal 5 sampai dengan 7 Februari lalu, saya dan anak-anak melakukan perjalanan bertiga ke kota Bandung. Dengan bantuan teknologi, berlibur hanya dengan anak-anak, tanpa didampingi ayahnya,  ternyata   memungkinkan. Saya mengandalkan aplikasi Traveloka, Gojek, dan Google untuk pemesanan hotel, go-car, dan menemukan tempat wisata yang sesuai bagi anak-anak.  Ini bukan kali pertama saya menggunakan Traveloka. Saya memilih aplikasi tersebut dibandingkan pesaingnya, dikarenakan harga yang ditawarkan adalah harga final, yang bahkan masih mungkin mendapatkan potongan. Kedua, berdasarkan pengalaman, kami tidak mengalami kendala saat check-in. Dan ketiga, karena tampilannya yang mudah dipahami, serta disertai dengan review pelanggan sebelumnya. Di perjalanan kali ini, saya memesan dua hotel dan 6 tiket PP Kereta Api Gambir Bandung. Saya pergi bersama dua gadis cilik saya Zahra dan Sofia. Hotel pertama yang saya pilih adalah Grand Tjokro Bandung. Bula...

Pengalaman Diet Kenyang

Gambar
Akhir-akhir ini saya sembarangan makan segala rupa makanan, terutama yang manis. Walhasil berat badan pun meningkat dari 55 ke 57kilo. Padahal sebelumnya saat cukup menjaga makanan dan minuman yang masuk, saya biasa di 53kg. Ketika sampai di 57kilo dan foto saya menjadi chubby, barulah saya panik bukan main. Kembali memantapkan hati, menguatkan tekad agar cita-cita 50kilo bisa terwujud. 😎 Hari pertama saya berhasil tidak makan nasi dan tepung, kecuali sedikit kripik bawaan ayahnya Azzahra. Berkat tak makan nasi saya pun bisa memasukkan banyak sayuran dan lauk bentuk tumisan. Sayapun banyak minum air putih kurang lebih 3liter. Alhamdulillah efeknya terlihat esok paginya. Urusan kebelakang menjadi lancar dan saat timbang, taraaam turun ke angka 56kilo. 😍 Hari kedua saya lanjutkan polanya, tapi tergoda tuk makan roti dan sedikit nasi😢. Tak disangka sore hari akhirnya kembali lagi BB saya ke angka 55kilo. 🙌🙆 horeee.. Masih panj...

Pengalaman Operasi Tumor Jinak

Gambar
Beberapa hari lalu saya menjalani operasi kecil lantaran tumor jinak. Ternyata proses operasi amat cepat, hanya sekitar satu jam saja. Mulanya saya menemui dokter umum untuk konsultasi benjolan apakah gerangan. Rupanya kemungkinan tumor jinak. Dokter memberikan saya opsi dicoba dengan obat atau langsung dirujuk ke dokter spesialis bedah. Saya pun memilih langsung dirujuk saja dengan pertimbangan lebih segera mengetahui kejelasan apakah gerangan sang benjolan. Lagipula saya penganut pantang obat kecuali terpaksa 😊. Berbekal surat rujukan sayapun googling dimanakah gerangan dokter spesialis bedah yang perempuan. Seperti halnya dokter spesialis kandungan pun saya senantiasa cari yang perempuan. Ternyata agak sulit ya mencari dokter bedah perempuan yabg praktik pada hari sabtu. Untungnya Alhamdulillah ada seorang dokter di Rumah Sakit Grha Kedoya. Dari Serang cukup mudah menemui rumah sakit ini. Dan ternyata dokter yang saya temui sangat bersahabat dan membuat kami merasa nya...