Pengalaman dan Tips Ujian JLPT N3

Akhir tahun lalu saya mengikuti ujian JLPT N3 untuk ketiga kalinya. Meskipun masih gagal untuk kedua kalinya, di kali yang ketiga saya masih belum juga optimis dapat lolos menghadapi soal-soal ujian level intermediate tersebut. Meski demikian apa salahnya tetap dicoba ya. Bagi saya ujian JLPT adalah sarana penyegaran, setelah menjalani peran sebagai ibu rumah tangga yang cenderung monoton. Bahasa Jepang cukup sulit untuk menantang pikiran yang condong tidak terlalu diaktifkan selama mengerjakan pekerjaan domestik. Lulus atau tidaknya bagi saya tidak terlalu penting, meski siapa tahu jika lulus, sertifikatnya bisa dipakai suatu hari. Buku yang saya pergunakan sebagai acuan dalam ujian kali ini adalah Nihonggo sou matome, baik itu buku vocab, kanji, grammar, reading, dan listening nya. Sebagian saya miliki versi cetaknya dengan membeli di Kinokuniya Jakarta. Sebagian saya peroleh versi pdf-nya di salah satu web "free japanese book". Kini tidak sulit memperoleh buku-buku baha...