Pengalaman Ujian JLPT N2

Alhamdulillah, setelah lulus N3 ujian JLPT Juli 2025, lanjut persiapan ujian N2. Mulai Juli sampai Desember 2025 sekitar 5 bulan persiapan belajar mandiri,  sembari jalani homeschooling dan urus rumah tangga, jadi ya kurang efektif ketimbang anak kuliahan jurusan bahasa Jepang pastinya. Tapi gakpapa Bismillah nekad maju ujian di Kampus Dharma Persada bulan Desember 2025.

Selamat kepada teman pembaca yang telah lulus N3. Semangat ya kita bareng ujian N2. Pertama yang pasti lihat dulu hasil pengumuman online untuk ujian N3, barulah fokus belajar materi N2. Lalu sembari belajar, jangan lupa untuk pantengin website jlpt online untuk lihat kapan pendaftaran ujian dibuka. Penting untuk menyiapkan foto yang sudah dikompres ke kb, soalnya kalau mb ga muat diupload saat pendaftaran online. Siapkan dana 250.000 untuk N2, dibayar online via QRIS. Untungnya level N2 dan N1 relatif tidak berebut. Bandingkan dengan N5, N4 yang hanya hitungan detik saja sudah habis kuota. Lalu N3 juga habis dalam hitungan menit. Kalau N2 tidak seganas itu pertarungannya, tapi ya tetap perlu siaga sampai betul memperoleh tiket masuk ujian.

Setelah beres dengan administrasi pendaftaran, langkah selanjutnya tentu lanjut belajar. Ada banyak buku yang beredar untuk mempersiapkan N2 baik itu lokal maupun impor dari Jepang. Fokus dan senantiasa disiplin, sedikit demi sedikit melahap materi ujian yang mencakup 1000 kanji dan 6000 kosakata. Tentu juga tata bahasa, pemahaman bacaan dan tes pendengaran juga perlu dipersiapkan. Semangat teman teman.

Menjelang hari ujian, pastikan sehat, tidak batuk batuk demam dan semacamnya. Sebab batuk batuk bisa menyebabkan kita dikeluarkan dari ruang ujian, juga melakukan keributan lainnya. Istirahat yang cukup, makan bergizi, dan tidak minum kopi atau teh saat malamnya agar bisa tidur nyenyak. 

Hari ujian, upayakan tidak makan pagi yang mengenyangkan sebab khawatir mengantuk seperti yang saya alami. Sekedarnya saja supaya tak kelaparan. Bawa bekal untuk masa istirahat di sela ujian. Ujian akan selesai cukup lama ya sampai 13.30. 

Upayakan jam 9 pagi sudah tiba di lokasi ujian, jam 10 ujian dimulai. Pastikan membawa print kartu ujian dan kartu identitas cetak. Memakai pakaian dan sepatu yang sopan, tampil rapi dan bersih agar nyaman saat ujian. 

Untuk lulus diperlukan 90 poin dari total 180 poin. Ujian pertama mencakup kosakata, tata bahasa, dan bacaan selama 105 menit. Lalu istirahat siang bisa untuk sholat dan minum. Lanjut ujian kedua ujian pendengaran 50 menit. Estimasi waktu untuk persiapan 2.300jam belajar, lama ya.. maklum materinya luar biasa banyak. 

Kemarin ujian N2 saya yang pertama terasa menyenangkan di Universitas Dharma Persada. Biasanya N3 di SMA atau SMP, kali ini di kampus jadi lebih nyaman. Pengawas juga lebih senior jadi tidak terlalu kaku seperti di ujian N3. Saat ini peserta diminta mengumpulkan smartphone, smartwatch, dan elektronik lainnya saat ujian akan dimulai. Jadi sebaiknya pakai jam analog saja saat ujian. 

Mengenai soal ujian, saya rasa mirip dengan N3 hanya saja memang kanjinya banyak yang baru. Perbedaan untuk N2 dibagi 2 sesi, sementara N3 dibagi 3 sesi. Lebih enak di N2 sih dengan 2 sesi jadi tidak banyak jeda yang buang- buang waktu. Membosankan biasanya ada jeda 30 menit sampai 1 jam bengong sebelum mulai ujian. 

 Sepertinya bagi saya perlu dua tiga kali ujian sampai lulus N2. Karena ya belajar hanya sekitar sejam dua jam saja sehari, apa boleh buat ibu rumah tangga dengan dua anak homeschooling. 

Bagi saya menyenangkan bisa mengikuti ujian JLPT setiap Juli dan Desember. Kebanyakan peserta anak anak muda jadi teringat masa muda dan tertular semangatnya. Terus belajar bareng ya teman pembaca, mari kita lulus N2 dan N1 bersama.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Lulus Ujian Bahasa Jepang Level Dasar

Pengalaman Ujian JLPT N3

Pengalaman HB rendah saat hamil